Israel Disalahkan Karena Mempersenjatai Myanmar Ditengah Tragedi Muslim Rohingya
Kelompok hak asasi manusia membanting Israel karena menjual persenjataannya ke junta Myanmar di tengah meningkatnya kekerasan terhadap Muslim Rasyya, termasuk 100 tank dan senjata ringan. (Foto AFP)
CAIRO, 9 September (Xinhua) - Kelompok hak asasi manusia mengkritik Israel karena penjualan senjata yang terus berlanjut ke junta Myanmar di tengah kekerasan terhadap Muslim Rohingya, media setempat melaporkan pada hari Sabtu.
Lebih dari 100 tank serta kapal dan senjata ringan telah dijual ke pemerintah Myanmar oleh perusahaan senjata Israel, beberapa investigasi oleh beberapa pengawas hak asasi manusia telah ditemukan, menurut kantor berita MENA.
Satu perusahaan, Konsep Ideal TAR, juga telah melatih pasukan khusus Myanmar di negara bagian Rakhine utara, di mana sebagian besar kekerasan sedang terjadi, memasang gambar di situs mereka tentang stafnya yang mengajarkan taktik tempur dan bagaimana menangani senjata.
Ada embargo AS dan Uni Eropa untuk menjual senjata ke Myanmar, yang berada di bawah kekuasaan militer.
Pengadilan tinggi Israel akan memutuskan apakah akan melarang penjualan senjata ke negara tersebut akhir bulan ini setelah sebuah petisi oleh para ahli bertahan Israel.
Kementerian pertahanan Israel membela penjualan senjata, dengan mengatakan bahwa pengadilan tersebut tidak memiliki yurisdiksi atas masalah "diplomatik", kata laporan tersebut.
Sumber : XINHUANET.com
0 Response to "Israel Disalahkan Karena Mempersenjatai Myanmar Ditengah Tragedi Muslim Rohingya"
Post a Comment